Himpunan Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Pakuan, Bogor

Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Jumat, 18 April 2008

Kotaku lutan hitamku

Asap dan semburan air panas
Hitam legam warnamu berserakan
Tanggulpun tk sanggup menahanmu
Kau mengalir tanpa permisi
Desa-desa ikut jadi korban
Orang-orang berlomba menghindarimu
Terpaksa mereka tinggalkan rumah
Walaupun hanya dengan seehelai handuk
Tuan bagaimanakah nasib kami
Kau hanya terpksa kerutkan muka
Dalam hatimu kau tak pikirkan kami
Mana janji yang kau tawarkan
Kau bayar dimuka setelah itu kau lupakan
Kamu piker mentang-mentang kami wong ndeso
Kami memang tak berpendidikan tinggi
Memang kami hanya untuk kau tindas
Ingat tuan..!!!!!!!!!! kesabaran kami ada batasnya
Kami kini datang perjuangkan hak kami
Kami tak akan sebelum janji kau penuhi
Mana tanggung jawabmu???????? Kotaku tlah jadi lautan hitam nan panas


Januar

Uang dan Sang Pengadil

Hey hey hey rakyat Indonesia
Uang telah membutakan kita semua
Tidak mandang Rakyat atau pejabat
Semua pasti kena racunnya yang sangat mematikan
Negara harus adil dan makmur
Bagaimanakah kisah adil itu?
Apakah Negara kita akan adil
Sang pengadilnya saja tidak adil
He….he,,,,,,,,,he…….he????????
?????

Yang seharusnya mengadili orang bersalah
Eh ternyata sang pengadilnya malah di adili
6 miliar cukuplah untuk menutup kasus BLBI
Apakah ini namanya sang pengadil di negarar ini
Kini urip tidak lagi meratap di teras marmer
Tapi harus meratap di trali besi
Bahagialah dia karena kasus bom bali
Bersedihlah kau karena BLBI
He……he,,,,,,,,,,,,,,,,,he????????????????
Akankah Negara ini adil???????????

Januar